Jumat , 3 Desember 2021
Home / Berita / Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon Tahun 2018

Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon Tahun 2018

Humas Setda  –   Untuk mencapai sasaran kinerja instansi pemerintah di lingkungan pemerintah Kab. Cirebon serta untuk mewujudkan Good Governance dan Clean Governance, Bagian Organisasi Setda Kab. Cirebon, menyelenggarakan acara Sosialisasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dilaksanakan selama 2 hari tanggal 21- 22 Hotel Apita Jl. Tuparev, Kab. Cirebon.

Sosialisasi (SAKIP) tersebut dihadiri Plt. Bupati Cirebon, Shelly Andriyani Gantina,  Nara sumber Kemenpan, Kabag Organisasi Setda, para Kepala SKPD, para Camat, beserta jajaran instansi lainya.

SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktifitas, suatu alat, prosedur, yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data informasi  untuk memudahkan suatu laporan dan pertanggung jawaban.

Kabag Organisasi Setda Kab. Cirebon, Drs. H. Munangwar, M.Si. “menyampaikan bahwa penyelenggaraan ini bertujuan untuk mewujudkan aparatur negara yang profesional serta memahami tugas dan fungsinya dibutuhkan keterpaduan langkah serta kordinasi yang optimal agar penyelengaraan pemerintahan berjalan efektif, stabil, dinamis, sesuai undang – undang nomor 28 tahun 1999, tentang penyelenggaraan negara yang bersih, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.

Peraturan ini mengamanatkan bahwa setiap instansi pemerintah selaku unsur penyelenggara harus mempertanggung jawabkan tugas dan fungsinya dalam pengelolaan sumber daya  kebijakan dalam perencanaan strategis yang sudah ditetapkan pada sistem akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah.

Plt. Bupati Cirebon, Shelly mengajak kepada seluruh peserta sosialisasi (SAKIP) agar dapat mewujudkan pemerintahan yang Good Governance dan Clean Governance,  artinya  program yang dilakukan oleh masing – masing SKPD selaku penyelenggara negara, harus bisa dan betul-betul dapat dipertanggung jawabkan serta jelas output, outcomenya kepada masyarakat, karena itulah yang nanti akan menjadi tolak ukur.

Selama ini ASN Kabupaten Cirebon masih perlunya melakukan perbaikan –  perbaikan agar penilaian SAKIP yang sudah diperoleh pemerintah Kab. Cirebon tetap dipertahankan bahkan saya mengharapkan kedepan akan lebih naik lagi nilainya dari angka B menjadi B plus dan dari B plus menjadi A,  maka untuk mencapai semua itu tentunya pemerintah selaku penyelenggara negara harus mampu melaksanakan 4 point,  diantaranya adalah Integritas, Profesional, Pelayanan terhadap masyarakat secara maksimal dan Inteprener.

Dengan memiliki jiwa 4 point tadi seorang ASN akan memotivasi etos kerja dirinya yang bisa dipertanggung jawabkan kepada masyarakat, “ungkapnya.

Shelly juga memberikan apresiasi kepada para SKPD yang telah bersinergitas dengan Kepala daerahnya dan mempunyai itikad baik untuk melakukan peningkatan kinerjanya sehingga pada tahun 2017 kemarin, pemerintah Kab. Cirebon telah mencapai prestasi yang sangat signifikan dari angka CC menjadi B.

Shelly berharap mudah – mudahan setelah dilaksanakannya pelatihan SAKIP dan penanda tanganan komitmen bersama yang baru saja dilakukan, kedepan pemerintah Kabupaten Cirebon akan lebih meningkat dari angka B menjadi BB. (Njt)