Jumat , 21 Januari 2022
Home / Berita / Safari Ramadhan 1438 H Bersama Bupati Cirebon: Dari Kedongdong menuju Klangenan (Bagian Ketiga)

Safari Ramadhan 1438 H Bersama Bupati Cirebon: Dari Kedongdong menuju Klangenan (Bagian Ketiga)

Humas  Setda  –   Bupati Cirebon yang didampingi Istri Hj. Ayu Tjiptaningsih Sunjaya, beserta rombongan yang terdiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Kepala SKPD,  para camat, kembali melaksanakan buka puasa dan taraweh bersama dalam rangka Safari Ramadhan (Jum’at, 09/06/17). Kali ini kegiatan dimulai dari Balai Desa Kedongdong Kecamatan Susukan. Bupati dam rombongam tiba di lokasi sekitar  Pukul 17.25 Wib. Kedatangan rombongam disambut oleh Camat dan Muspika Susukan, para kuwu, serta ratusan masyarakat Kedongdong yang sudah menanti sambil diiringi genjringan. Bupati dan Ibu Hj. Ayu langsung memberikan bantuan kepada para dhuafa dan jompo.

 

Usai pemberian bantuan, acara dimulai dengan sambutan Bupati yang menyampaikan bahwa  Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin di bulan suci Ramadhan  antara Pemerintah Daerah dengan Forum Komunilasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat di Kabupaten Cirebon.

Bupati selanjutnya mengajak semua hadirin untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dibulan Ramadhan ini. Acara kemudian berlanjut ke taushiyah yang sudah mendekati adzan Magrib. Tidak sampai sepuluh menit, taushiyah berisi bahwa puasa telah menginjak sepuluh  hari kedua dimana merupakan pengampunan, karena itu dihimbau untuk banyak beristighfar.  Karena adzan Magrib  memanggil berbuka puasa, kemudian taushiyah ditutup langsung dengan shalawat dan do’a.

 

Bertempat di Masjid Baabussalam Desa Kedongdong, usai buka bersama dan shalat Maghtib berlanjut dengan acara taraweh bersama. Camat Susukan dalam sambutannya, sebelum taraweh dimulai, menyampaikan ucapan selamat datang dan  merasa senang daerahnya menjadi bagian dari acara Safari Ramadhan. Berikutnya, Bupati menyampaikan sambutan dengan mengajak meningkatkan ibadah dan amal soleh di Bulan Ramadhan yang telah menginjak sepuluh hari kedua. ” Mari kita sisikan harta kita karena itu taburan untuk diakhirat nanti. Sekecil apapun yg kita laksanakan Insya Allah akan menjadikan cacatan amalan kita di hari hisab kita, di yaumil akhir nanti”, ujarnya. Disampaikan juga bahwa dalam rangka Safari Ramadhan ini khususnya di Kecamatan Susukan Pemerintah Daerah memberikan bantuan bagi bagi anak yatim piatu saran dan prasarana masjid dan mushola, serta bagi guru mengaji dengan total jumlah Rp. 169.400.000 (Seratus enam puluh sembilan juta empat ratus ribu rupiah).

 

Selepas melaksanakan taraweh, Bupati dan rombongan menuju Balai Desa Klangenan untuk melaksanakan dialog dan sapa warga. Dialog yang tadinya akan dilaksanakan di balai desa, ternyata berlangsung di Mesjid Miftahul Jannah yang berada tepat di depan balai desa. Dialog berjalan dengan hangat dan komunikatif antara Bupati dengan warga Klangenan. Bupati menyampaikan beberapa program khususnya yang dilaksanakan di Kecamatan Klangenan. Antara lain perbaikan jalan, dan pembangunan sosial ekonomi. Bupati juga memberikan apresiasi yang sangat besar kepada Kuwu Klangenan, yang telah berhasil seperti program wajib magrib mengaji,  beasiswa swadaya masyarakat bagi yang tidak mampu sampai perguruan tinggi, serta sistem digital untuk absensi dan surat. Pada bulan Ramadhan ini bantua Pemerintah Daerah untuk Kecamatan Klangenan sebesar Rp. 100.500.000, (seratus juta lima ratus ribu rupiah), dengan rincian santunan bagi anak yatim piatu Rp. 9.000.000,-  santunan bagi kaum dhuafa Rp. 9.000.000,- bantuan sarana dan prasarana bagi masjid dan mushola di Kecamatan Klangenan Rp. 60.000.000,- serta bantuan bagi guru ngaji sebesar Rp. 22.500.000,-.

 

Selepas melaksanakan dialog, Bupati menyempatkan jalan-jalan untuk menyapa dan menyalami warga yang kebetulan belum tidur sampai sekitar pukul 23.00 Wib. Esok harinya Bupati juga sahur dan shalat shubuh di Masjid Miftahul Jannah, yang diikuti oleh Camat dan kuwu setwmpat, sejumlah kepala SKPD, pejabat di lingkungan Setda, serta masyarakat yang tinggal di sekita masjid. (ES)