Jumat , 3 Desember 2021
Home / Berita / Plt. Bupati Selly A. Gantina : Panen Padi MSP Untuk Menekan Impor Beras

Plt. Bupati Selly A. Gantina : Panen Padi MSP Untuk Menekan Impor Beras

Humas setda   –  Plt. Bupati hadiri Panen raya bersama dan menggelar diskusi tentang kedaulatan pangan bersama para petani. Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani khususnya di Cirebon. Acara tersebut dilaksanakan di Desa Ujung Gebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon, Rabu (21/3/18).

Diawali dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Plt. Bupati dan diikuti oleh unsur forkopimcam  di lokasi sawah dengan luas 7 hektar. Dilanjutkan dengan peninjauan mesin traktor yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon untuk diberikan kepada para petani khususnya di Desa Ujung Gebang.

Kemudian Selly beserta forkompincam meninjau kebun bibit ” Sri Ayu” hasil pembibitan oleh Kelompok wanita tani (KWT) seluas 200 m dengan di tanami benih bibit padi MSP. Dalam diskusinya ia mengungkapkan bahwa. Kegiatan ini bertujuan untuk konsolidasi petani dan mempopulerkan program Mari Sejahterakan Petani (MSP) di Cirebon serta untuk menambah produktifitas padi” ucapnya

Menurutnya, bibit MSP ini merupakan bibit unggul yang produktifitasnya lebih besar dibanding bibit padi biasa . “Ke depan, semoga petani di Cirebon mampu menekan impor beras dan menciptakan kedaulatan pangan di jawa barat,” jelas (selly).

Benih padi MSP tersebut memiliki banyak keunggulan, apalagi kini banyak petani yang menggunakan benih tersebut dan menghasilkan gabah cukup lumayan. Saat ini, sedikitnya ada seratus petani Cirebon yang menggunakan benih padi MSP. “Program ini  harus terus didukung oleh seluruh para petani dan masyarakat yang peduli akan pangan,”terangnya.

Saat ini di Kabupaten Cirebon terdapat sekitar 2.000 hektare lahan yang ditanami padi jenis MSP. Sedangkan di Desa Ujung Gebang, lahan yang sudah panen sekitar 7 hektar”pungkasnya. Kemudian dilanjutkan  dengan pemberian bibit  padi MSP   secara simbolis kepada  kelompok wanita tani ( KWT ) oleh Plt.Bupati Cirebon diakhir acara. (Jay/AS)