Selasa , 6 Desember 2022
Home / Berita / Plt. Bupati Lakukan Pemantauan di Malam Perayaan Imlek Tahun 2018

Plt. Bupati Lakukan Pemantauan di Malam Perayaan Imlek Tahun 2018

Humas Setda  –  Klenteng Hok Keng Tong (Wihara Darma Suka) Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, merupakan Wihara  yang terakhir di kunjungi Plt Bupati Cirebon Selly Andriani Gantina dalam rangka pemantauan perayaan imlek di Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan tersebut Ibu Selly Andriani Gantina di dampingi Kepala Kantor Kesbangpol, Wakapolres Cirebon, Dandim 0620, Kejaksaan Cirebon Sekretaris FKUB memantau jalanya perayaan imlek di Klenteng tersebut 15/2.

Ibu Selly menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon pada hari ini melakukan kunjungan ke wihara atau klenteng untuk memantau jalanya acara perayaan tahun baru imlek yang di lakukan oleh warga Konghucu, dan mudah-mudahan pelaksanaan ini berjalan dengan lancar dan memberikan keberkahan kepada mereka yang sedang menyelenggarakan perayaan imlek tersebut.

Dengan kunjungan ini mudah-mudahan sebagai cikal bakal untuk bisa hidup rukun dan damai dengan  warga yang berkeyakinan lain  supaya bisa menjaga indonesia dan menjaga NKRI,  dan sebagai Pemerintah Daerah bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga keturunan yang sedang melakukan ibadah perayaan imlek di tahun 2018 ini harap ibu Selly

Sedangkan sekretaris FKUB  Murzana menyampaikan “dengan perayaan imlek tahun ini mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa karena selama ini di Kabupaten Cirebon teloransi antar umat beragama sudah berjalan dengan baik”.

Salah satu pengunjung klenteng yang akan melakukan ibadah perayaan imlek menyampaikan        “Ucapan terima kasih di sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon atas apresiasinya yang luar biasa kepada kami sebagian kecil warga keturunan  yang masih di suport dan di dukung dalam menjalankan ibadah dalam perayaan imlek ini, dan sangat luar biasa sekali warga kami yang sebagian kecil bisa saling berdampingan dalam melakukan ibadah tanpa saling mengganggu satu sama lainya yang berbeda keyakinan walaupun saling berdekatan”. (AS)