Selasa , 21 Mei 2019
Home / Berita / Otonomi Daerah Yang Bersih dan Demokratis sebagai Wujud Nawa Cita

Otonomi Daerah Yang Bersih dan Demokratis sebagai Wujud Nawa Cita

Humas Setda  –  Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah, Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke – XXII. Upacara tersebut bertempat di halaman depan Kantor Bupati Cirebon. Bertindak selaku Inspektur upacara Plt. Bupati Cirebon, Selly Andriyani Gantina dan pemimpin upacara Camat Susukan H. Abdul Ajid S.Sos, serta di hadiri oleh SKPD, Forkopimda, Rabu 25/4/18.

Dalam sambutan Menteri Dalam Negeri yang dibacakan Plt Bupati Cirebon, bahwa dalam perjalanan di usia ke 22 tahun adalah usia dimana kedewasaan bersemai. Begitu juga dengan perjalanan otonomi daerah saat ini sudah begitu banyak menyemai manfaat dan kebaikan bagi seluruh rakyat. Cara utama yang paling efektif mewujudkan kesejahteraan rakyat adalah melelui penyelenggaan otonomi daerah yang bersih dan demokratis. Sesuai dengan tema tahun ini Peringatan Otonomi Daerah dengan tema “Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Dearah yang Bersih dan Demokrasi”.

Penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis artinya bukan hanya mengharuskan daerah-daerah menjalankan kewenangan otonomi daerah berlandaskan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku tetapi juga harus transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dalam setiap pengambilan kebijakan sehingga apapun kebijakan itu dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Mewujudkan Nawa Cita sama artinya dengan mewujudkan kesejahteraan rakyat di setiap jengkal tanah air kita. Penyelenggaraan otonomi daerah yang diarahkan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya menjadi syarat utama terwujudnya tujuan utama otonomi daerah yaitu peningkatan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik serta meningkatkan daya saing, kreatifitas, serta inovasi.

Diakhir sambutan yang di bacakan Plt Bupati Cirebon, Menteri Dalam Negeri juga menekankan tiga hal yang menjadi perhatian bersama diantaranya integritas dan etkia profesionalisme bagi para pemimpin dan penyelenggara pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah merupakan hal yang harus dikedepankan, menjadi perhatian dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selesai menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Plt. Bupati Cirebon Selly Andriany Gantina juga menerima penghargaan sebagai Kartini Aword dari Radar Cirebon. (AS/NJ)