Senin , 18 Oktober 2021
Home / Berita / Bappelitbangda Sosialisasikan Data Terpadu PPFM

Bappelitbangda Sosialisasikan Data Terpadu PPFM

Humas Setda – Bappelitbangda Kabupaten Cirebon menyelenggarakan rapat dan diskusi dan sosialisasi pemanfaatan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (Data Terpadu PPFM) di Hotel Tryas Jl.Kartini Cirebon. Selasa, 19/12/17. Dalam kesempatan tersebut nampak hadir Wakil Bupati Cirebon Selly Andriani Gantina, Kepala Bappelitbangda, para Kepala SKPD se-Kabupaten Cirebon, para Camat se-Kabupaten Cirebon dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Cirebon menyampaikan dalam mengukur keberhasilan pembangunan salah satunya dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) sehingga dapat dikatakan Kabupaten Cirebon  telah berhasil dalam membangun daerah. Kabupaten Cirebon pada hitungan IPM yang dahulu menempati urutan 25 di Provinsi Jawa Barat dengan metode baru mengalami peningkatan menjadi urutan 19 di Provinsi Jawa Barat.

Banyak potensi pembangunan di Kabupaten Cirebon dan capaian IPM yang tiap tahun mengalami peningkatan, namun permasalahan kemiskinan masih menjadi persoalan di Kabupaten Cirebon walaupun secara persentase terjadi penurunan namun penurunan tersebut tidak signifikan dan masih jauh dari target RPJMD 2014 – 2019, berdasarkan data statistik daerah yang dipublikasi BPS bawah kemiskinan Kabupaten Cirebon pada tahun 2016 mencapai 13,49 persen mengalami penurunan sebesar 1,28 persen dibandingkan tahun 2015 dengan capaian 14,77 persen, namun bila capaian kemiskinan tersebut disandingkan dengan target RPJMD tahun 2014 – 2019, target kemiskinan pada tahun 2016 sebesar 10,53 persen sehingga terdapat disparitas mencapai 2,96 persen, ” maka dari itu perlu kerja keras seluruh stakeholder pembangunan untuk pencapaian target, apa lagi target Kabupaten Cirebon untuk tahun 2017 yaitu 9,36 persen dan akhir tahun RPJMD di tahun 2019 dikisaran 7 persen” ungkap Wakil Bupati.

Dengan adanya data kemiskinan BDT 2015 maka pemerintah Kabupaten Cirebon harus menggunakan data tersebut sebagai sasaran program/kegiatan karena masyarakat miskin harus dilakukan pendampingan dan pemberdayaan oleh pemerintah agar masyarakat miskin dapat berdaya secara langsung. Saat ini Kabupaten/Kota se Jawa Barat mendapat bantuan keuangan dari provinsi Jawa Barat untuk melakukan updating data BTD 2015 .

Diakhir sambutannya Selly berharap terjadi sinergitas antar organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, akademis, organisasi masyarakat dan dunia usaha dalam mengentaskan kemiskinan di kabupaten cirebon.

Harapan Wabup agar sinergitas itu harus menciptakan langka-langka apa saja yang dilakukan untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan yang ditetapkan pada RPJMD 2014-2019. (SW)