Jumat , 3 Desember 2021
Home / Berita / 612 Bidan Dilibatkan Untuk Program Vaksinasi Keluarga

612 Bidan Dilibatkan Untuk Program Vaksinasi Keluarga

Prokompim Kab.Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon terus melakukan upaya untuk bisa mencapai target vaksinasi 70 persen dari jumlah penduduk. Salah satu upayanya, yaitu dengan melibatkan ratusan bidan desa.

Sebanyak 612 bidan Praktek Mandiri Bidan (PMB) diseluruh Kabupaten Cirebon, dilibatkan dalam program vaksinasi keluarga. Program ini, menargetkan sebanyak 612 ribu keluarga yang bisa dilakukan vaksin.

“Hari ini, capaian vaksin dosis pertama sudah bisa 50 persen, namun Lansia masih 46 persen. Harapannya, semuanya bisa melebihi 50 persen,” ujar Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, saat menghadiri kegiatan Gebyar Vaksinasi Keluarga, Rabu 3 November 2021.

Ayu menuturkan, untuk bisa segera mengejar target vaksinasi ini, pihaknya melakukan berbagai skema, salah satunya dengan cara jemput bola.

Menurutnya, jemput bola dengan hadir langsung ke rumah warga, dirasa perlu dilakukan, jika memang warga tersebut memiliki keterbatasan.

“Agar tidak ada yang tidak melalukan vaksinasi,” kata Ayu.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk  Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, bahwa setiap bidan PMB di Kabupaten Cirebon ditargetkan bisa melakukan vaksinasi minimal 50 orang setiap hari.

Kegiatan ini ujar Eni, sudah dilakukan sejak September lalu. Sejumlah bidan juga, banyak yang bisa melakukan vaksinasi melebihi dari target yang ditetapkan.

“Karena dari BKKBN pusat, Kabupaten Cirebon ditargetkan bisa melakukan vaksinasi kepada sebanyak 612 keluarga,” kata Eni.

Eni juga memastikan, bahwa vaksin untuk program vaksinasi keluarga ini, sudah tersedia. Vaksin tersebut didapatkan dari TNI-POLRI, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dan BKKBN pusat.

Sedangkan pada pelaksanaan gebyar vaksinasi keluarga yang diselenggarakan di Desa Kejuden hari ini, pihaknya menargetkan bisa melakukan vaksinasi kepada 1.200 warga.

“Karena dari desa yang lain, banyak juga yang hadir,” katanya. (Tim Liputan)