Sabtu , 4 Juli 2020
Home / Berita / Peletakan Batu Pertama Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah: Bupati Minta Perhatikan Aspek Kualitas

Peletakan Batu Pertama Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah: Bupati Minta Perhatikan Aspek Kualitas

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Humas Setda –  Seusai melakukan monitoring ke pasar tradisional dan minimarket dalam rangka memastikan kebutuhan pokok menjelang ramadhan serta menghadiri Pencanangan Kesatuan Gerak PKK dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Desa Wanayasa Beber, Bupati Cirebon secara maraton langsung melanjutkan agenda tugasnya menuju Desa Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang dalam acara peletakan batu pertama pembangunan perumahan umum Graha Kahuripan untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah dan bersubsidi yang terletak di Jl. Cipeujeuh Kamarang (24/05/17).

 

Acara peletakan batu pertama juga dihadiri oleh Anggota DPR RI, Nazarudin Kiemas, pimpinan DPRD Kabupaten Cirebon, CEO Riscon Group, H. Ari Tri Priyono dan pemangku kepenti gan proyek Perum Graha Kahuripan, unsur Forkopimda, Kepala Kantor  Petanahan Kabupaten Cirebon, pimpinan Bank Tabungan Negara Cirebon, tokoh agama dan masyarakat, serta sekira seratusan masyarakat peminat perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Diawali dengan do’a agar pembangunan perumahan dapat berjalan dengan lancar sampai tuntas, acara dilanjutan dengan beberapa sambutan.

 

Sambutan pertama disampaikan oleh pimpinan PT. Karya Raharja Sejahtera, Toni Alamsyah, sebagai pengembang perumahan, mengutarakan bahwa perumahan merupakan kebutuhan utama masyarakat yang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta pihak swasta. Pihaknya berkomitmen untuk membangun perumahan bagi MBR dengan menjaga kualitas dengan menempuh semua prosedur termasuk perizinan lokasi. Konsep yang diusung adalah ‘the art of living and harmony’, yakni konsep membangun konsep yang sejuk dan ramah lingkungan serta memudahkan interaksi masyarakat yang harmonis. “Enam puluh persen dari lahan digunakan untuk pembangunan rumah dan empat puluh persen sisanya untuk penghijauan dan fasilitas umum lainnya.

 

Anggota DPR RI, Nazzarudin Kiemas, yang mendapat sambutan kedua  menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Cirebon yang telah menyempatkan hadir dan meminta  agar memberikan kesempatan kepada pribumi dan anak-anak muda untuk berkarya dan membangun masyarakat negeri ini termasuk di Kabupaten Cirebon. Beliau juga nampak senang bahwa Bupati Cirebon merupakan salah satu dari 20% daerah yang perduli terhadap perumahan bagi masyarakat berpebghasilan rendah.

 

Sementara Bupati menyampaikan bahwa pembangunan perumahan MBR merupakan program pemeribtah khususnya melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 64/2016 Tangal 29 Desember 2016 tentang Pembangunan Perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah, yang bertujuan untuk mempercepat penyediaan rumah bagi MBR. ” Oleh karena itu, selaras dengan program pemerintah pusat, pemerintah dqetah juga  mendukung dengan akan dibangunnya perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Deda Cipeujeuh Kulon Kecamatan Lemahabang”, ucapnya kemudian. Bupati menekankan agar dalam pelaksanaanya memperhatikan aspek kualitas, yang mana agar masyarakat mendapatkan manfaat program secara optimal tanpa mengalami hambatan. Terakhir, Bupati berharap agar salam pembangunan dan pengembangan perumahan bagi MBR ini memperhatikan aspek lingkungan  termasuk kesenjangan antara kawasan perumahan dengan kawasan permukiman di lingkungan sekitarnya.

 

Selepas ucapan resmi pembangunan perumahan bagi MBR dimulai, acara dilanjutkan dengan peketakan batu pertma. Bupati didampingi Nazarudin Kiemas dan rombongan menuju lokasi peletakan batu pertama dengan langsung memberikan beberapa adukan semen sebagai tanda telah dimulainya pembangunan. (ES)


[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]