Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Berita / Kantor Pertanahan Peringati Hari Agraria Nasional ke-57 Tahun 2017
WhatsApp Image 2017-09-25 at 11.12.08

Kantor Pertanahan Peringati Hari Agraria Nasional ke-57 Tahun 2017

Humas Setda   –  Kantor Pertanahan  Kabupaten Cirebon Senin pagi ini memperingati hari Agraria Nasional ke-57 Tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 September 2017, bertempat di halaman depan kantor Jl.  Sunan Drajat No. 2 Sumber Cirebon. Tema yang diusung tahun ini adalah “Sertifikasi Tanah dan Penataan Tata Ruang untuk Kesejahteraan Rakyat”.  Peringatan dilakukan melalui upacara bendera dengan pembina upacara Bupati Cirebon, DR.  H. Sunjaya Purwadisastra, Drs., MM., M.Si. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Cirebon, Riswan Suhendi, SH  beserta jajarannya, unsur Forkopimda, beberqpa Kepala SKPD terkait Kabupaten Cirebon, Dharma Wanita Persatuan “Bumi Bhakti”, serta perwakilan masyarakat penerima sertifikat.

 

Dalam amanatnya, Bupati Cirebon membacakan naskah sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, yang menyampaikan ajakan untuk bersatu padu dan ikut berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program strategis nasional di bidang agraria/pertanahan dan penataan ruang yang lebih berkualitas. Selanjutnya juga disampaikan bahwa pembangunan ekonomi yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat terhambat oleh karena belum maksimalnya pengaturan masalah pertanahan.

 

Ditekankan pula dalam sambutan tersebut, bahwa dalam rangka mengurangi ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan tanah, pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan aset dan penguatan hak masyarakat atas tanah/hukum adat, pemerintaah telah mencanangkan Program Reform Agraria. Program ini dilakukan melalui  legalisasi dan redistribusi tanah seluas sembilan juta hektar yang terdiri dari 600 ribu hektar tanah transmigrasi, 3,9 juta hektar tanah legalisasi aset, 400 ribu hektar tanah bekas HGU/tanah terlantar/tanah negara dan 4,1 juta hektar tanah pelepasan kawasan hutan. Program tersebut diharapkan dapat selesai tahun 2019, sehingga diperlukan upaya serius dan bersungguh-sungguh dari kita semua untuk merampungķannya.

 

Usai upacara peringatan, acara langsung dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat hak atas tanah secara simbolis kepada 11 perwakilan dari unsur masysrakat, pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan badan hukum di lingkungan Kabupaten Cirebon, yang mana jumlah keseluruhannya sebanyak  130 sertifikat. Penyerahan sertifikat tersebut meliputi sertifikat  hak pakai atas nama pemerintah Kabupaten Cirebon yang diwakili dan diterima oleh Sucherman, S.Sos., MM.; sertifikat hak pakai atas nama pemerintah Desa Cempaka yang diterima oleh Surana; Sertifikat hak pakai atas nama Kementerian Pekerjaan Umum yang diterima oleh Ir. Eten Roseli;  sertifikat wakaf yang diterima oleh perwakilan Kementerian Agama A. Bukori an. Yayasan Bina Cendekia Utama Cirebon; sertifikat hak guna bangunan badan hukum yang diterim oleh perwakilan PT. Hidayah Jaya Mandiri, Mansyur; sertifikat kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari perwakilan Desa Astanalanggar oleh Sugeng Irjoyono, perwakilan Desa Cipanas oleh Tari Andi Sujana, perwakilan Desa Megu Cilik oleh Sarini, dan perwakilan Desa Sindangkempeng oleh Jari; dan terakhir sertifikat kegiatan lintas sektor yang diterima perwakilan dari nelayan tangkap, Dedi dan Tayong, serta perwakilan Usaha Kecil Mikro Rolina.

 

Selesai penyerahan sertifikat, Bupati Cirebon disaksikan Kepala Kantor Pertanahan menggunting benang balon dan pelepasan beberapa burung  merpati. Bupati kemudian menghampiri para pegwai di lingkungan Kantor Pertanaham untuk berfoto bersama yang tentu saja disambut segenap pegawai. (ES)